Mengenal Berbagai Jenis Topi Koboi dari Steson hingga Cattleman

Posted on

Dunia jenis topi koboi sangatlah beragam, topi ini memiliki nama lain topi barat (topi 10 galon). Ini lebih dari sekedar aksesori fashion, sebab setiap lekukan, bahan dan detailnya menceritakan kisah tentang sejarah budaya serta fungsi praktis. Dari peternakan luas di Texas hingga panggung hiburan di Nashville.

Baca Juga: Topi Polos Jaring, Perpaduan Gaya dan Fungsi dalam Satu Aksesori

Jenis topi ini telah menjadi simbol ikonik dari semangat petualang dan gaya hidup yang tangguh. Oleh karena itu, untuk menambah pengetahuan lebih mendalam. Perlu menjelajahi berbagai jenis-jenis topi barat yang populer. Mulai dari Stetson legendaris hingga Cattleman klasik, serta memahami perbedaan dan keunikan masing-masing.

Mengenal Berbagai Jenis Topi Koboi dari Steson hingga Cattleman
Topi koboi memiliki desain unik dan berbeda. Foto: Istimewa

Sejarah Singkat Topi Koboi dan Jenis-Jenisnya

Topi barat atau koboi, pertama kali muncul pada pertengahan abad ke-19 sebagai respons terhadap kebutuhan para koboi di Amerika Serikat bagian barat. Mereka membutuhkan topi yang tahan lama, melindungi dari panas matahari, hujan dan debu. Selain itu, tentu saja nyaman jika dipakai saat bekerja di lapangan.

John B. Stetson merupakan seorang pembuat topi dari Philadelphia. Ia dianggap sebagai orang yang menciptakan topi tersebut secara lebih modern pertama dengan model “Boss of the Plains” pada tahun 1865. Sejak saat itu, topi ini menjadi simbol identitas dan gaya hidup para koboi.

1. Stetson Ikon KlasikĀ 

Stetson adalah merek topi yang paling terkenal dan sering dianggap sebagai standar emas dalam dunia topi barat. Diciptakan oleh John B. Stetson pada tahun 1865, topi ini awalnya dikenal sebagai “Boss of the Plains“.

Ciri khas Stetson adalah menggunakan kualitas bahan yang tinggi, biasanya terbuat dari bulu berkualitas seperti berang-berang atau kelinci. Desainnya klasik dan tahan lama menjadikannya pilihan favorit para koboi, pekerja lapangan hingga selebriti. Stetson melambangkan ketangguhan dan gaya tak lekang oleh waktu.

2. Cattleman Gaya Tradisional

Jenis topi barat selanjutnya yaitu Cattleman. Topi ini sangat umum dan sering dipakai oleh para peternak sapi. Ciri khasnya adalah mahkota tinggi dengan lekukan di bagian depan dan belakang, serta brim (pinggiran topi) melengkung ke atas di bagian samping.

Desain ini memberikan perlindungan secara lebih baik dari sinar matahari dan cuaca ekstrem saat bekerja di lapangan. Cattleman memiliki tampilan lebih sederhana namun fungsional, mencerminkan gaya hidup para koboi yang praktis dan tangguh.

3. Gus Elegan dan Berkelas

Gus adalah jenis topi koboi memiliki tampilan lebih elegan dan berkelas dibandingkan jenis lainnya. Ciri khasnya adalah mahkota tinggi dengan lekukan di bagian depan, serta brim datar. Umumnya, jenis topi Gus ini sering dipakai oleh para penunggang kuda profesional dan mereka yang ingin tampil lebih gaya.

4. Koboi Laken Simbol Gaya dan Identitas

Di kalangan koboi laken, topi bukan hanya sekedar aksesori. Melainkan simbol gaya dan identitas. Topi koboi laken hadir dalam berbagai bentuk dan warna. Mulai dari yang klasik hingga dimodifikasi dengan sentuhan lokal.

Bahan topi pun beragam, mulai dari kulit hingga anyaman pandan. Beberapa koboi laken menghias topinya menggunakan ornamen khas Indonesia, seperti ukiran batik atau manik-manik. Biasa dikenkan oleh sekelompok komunitas berkuda atau pecinta musik country lokal.

Melansir ulasan pengguna dari akun Shopee CoffeBagStore, pengguna menyebutkan bahwa topi ini memiliki desain menarik dan model koboi yang keren. Bahannya sangat lembut dan nyaman ketika dipakai. Selain itu, warnanya tidak mudah pudar meskipun dicuci berkali-kali. Topi ini juga ringan dan mudah diatur, terpenting adalah harganya terjangkau dengan kualitas terbaik. Topi ini cocok bagi pemula yang mencari gaya koboi dengan anggaran terbatas tanpa mengorbankan kenyamanan.

Topi Barat Jerami vs Kain Felt

Berikut ini ada beberapa tabel perbandingan antara topi barat jerami dengan kin felt. Adapun perbandingannya yaitu:

Fitur Topi Jerami (Straw) Topi Felt (Bulu)
Musim Terbaik Kemarau / Panas Terik Musim Hujan / Dingin
Daya Tahan Ringan, tapi lebih rapuh Sangat kuat dan tahan lama
Fungsi Utama Ventilasi & Kasual Kehangatan & Acara Formal
Perawatan Cukup dilap kering Perlu sikat khusus bahan felt

Pilihan antara jerami dan felt tergantung pada kebutuhan dan gaya pribadi. Jerami untuk kenyamanan di bawah sinar matahari, felt untuk kehangatan dan kesan elegan. Keduanya tetap menjadi ikon gaya koboi yang tak lekang oleh waktu.

Kualitas material felt biasanya diukur menggunakan Sistem X (misalnya 5X, 10X, hingga 100X). Semakin besar angka X, semakin tinggi kandungan bulu berang-berang (beaver) atau kelinci asli di dalamnya. Hal ini membuat topi lebih ringan, lebih tahan air, dan bentuknya tidak mudah berubah, meskipun harganya tentu lebih tinggi.

Baca Juga: Topi Model Tentara, Nyaman dan Aman untuk Berbagai Aktivitas

Sebagai penutup, dengan memahami berbagai jenis topi koboi. Maka dapat menemukan model topi yang tidak hanya melindungi dari cuaca, tetapi juga mencerminkan gaya dan kepribadian.